Teknologi
memberi manfaat besar bagi perkembangan hidup manusia, terlebih pada zaman
sekarang ini. Sekarang manusia layaknya diasingkan jika ia tidak menggunakan
teknologi. Lalu kebutuhan manusia untuk tidak sendiri mengakibatkan ia perlu
berinteraksi antar manusia, dan dengan bantuan teknologi proses interaksi
semakin cepat. Proses inilah yang melahirkan istilah “Globalisasi”, yang memiliki arti yaitu keterkaitan dan
ketergantungan antar bangsa dan antar manusia di seluruh dunia melalui
perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi
yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi semakin sempit.
Peluang
dan Tantangan Koperasi Menghadapi Globalisasi
Tantangan koperasi dalam menghadapi
globalisasi antara lain:
1) Keterbatasan informasi pasar dan
teknologi, dalam mengatasi hal ini perlu diadakan pendidikan tentang
pemanfaatan teknologi dalam pemasaran maupun pengembangan koperasi dibidang
lainnya, karena jika tidak koperasi akan sangat sulit berkembang apalagi untuk
bersaing dalam era globalisasi saat ini.
2)
Kendala dalam akses permodalan, kendala
ini sangatlah mendasar karena hampir setiap koperasi bermasalah dalam hal ini.
Namun jika koperasi dapat memanfaatkan segala sumber ekonomi yang ada secara
efektif dan efisien maka hal ini perlahan akan menutupi segala kekurangan yang
ada.
3) Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang
relatif rendah disebabkan faktor budaya yang membatasi ruang geraknya dalam
berorganisasi. Kesadaran masyarakat dalam berkoperasi sangat dibutuhkan untuk
mempersiapkan ekonomi koperasi yang siap bersaing dalam era globalisasi, untuk
itu perlu diadakan sosialisasi dalam rangka pengembangan sosial masyarakat
dalam menghadapi perbedaan budaya dalam globalisasi.
4)
Belum dikenalnya keberadaan koperasi
dikalangan masyarakat merupakan masalah besar yang menjadi salah satu penyebab
sulitnya koperasi berkembang di indonesia, untuk itu pemerintah maupun
masyarakat harus mulai menyadari pentingnya koperasi dalam perekonomian di
Indonesia.
Peluang koperasi dalam menghadapi
globalisasi :
1)
Tingginya komitmen dan dukungan politik
masyarakat, Pemerintah Daerah dan Lembaga legistatif terhadap pembangunan
ekonomi rakyat sebagai pelaku utama datam perekonomian nasional dan domestik
merupakan titik terang dalam perkembangan koperasi saat ini.
2) Prospek kemajuan terbuka lebar karena
krisis ekonomi yang telah pulih akibat krisis berkepanjangan. Pemerintah perlu
menciptakan kesadaran masyarakat untuk ikut membangun perekonomian Indonesia
melalui usaha kecil menengah dan koperasi
3) Stabilitas potitik dan keamanan yang
relatif aman dan terjaga diharapkan
dapat meningkatkan daya beli dan keanekaragaman pola permintaan masyarakat.
4) Jumlah penduduk yang sangat besar,
berarti pasar dalam negeri akan berkembang lebih besar sehingga memberi peluang
untuk menumbuhkan usaha nasional.
5) Pemerintah telah menetapkan arah pembangunan
dengan penekanan pada pendidikan yang diharapkan semakin Link and match dengan
tantangan persaingan tenaga kerja dan penciptaan wirausaha baru.
Dalam
globalisasi koperasi juga dituntut untuk mengoptimalkan potensi ekonominya
serta berkemampuan untuk bekerjasama, saling menghargai, menghormati antar
koperasi dan seluruh unit ekonomi lainnya dengan tetap mendapatkan perhatian
dari pemerintah. Berikut adalah upaya yang perlu dilakukan untuk memajukan
koperasi:
Ø Karakter
bisnis koperasi harus lebih diperkuat dengan adanya program pendidikan dan
sosialisasi yang menjadi bagian dalam berorganisasi dan praktek bisnis
koperasi. Pendidikan dan sosialisasi dibutuhkan untuk merubah pemikiran,
meningkatkan kualitas dan kompetensi, manajerial dan bagaimana membangun
jaringan serta memperkenalkan citra koperasi.
Ø Lembaga
pendampingan seperti BDS/LPB dan inkubator perlu diberdayakan kembali oleh
pemerintah, sehingga mampu menjalankan perannya sebagai tenaga konsultan yang
sangat dibutuhkan UKM dan Koperasi dalam rangka prengembangan kapabalitas usaha
koperasi agar bertahan globalisasi
Koperasi
dan usaha kecil menengah sesungguhnya merupakan penggerak perekonomian nasional
yang paling efektif jika dilihat dari rendahnya impor yang dilakukan oleh
organisasi, dan keterkaitan antar sektor yang relatif tinggi. Koperasi pada
umumnya bergerak di sektor padat karya dengan investasi/permodalan relatif
rendah, ICOR rendah, dan waktu yang singkat, sehingga upaya mendorong
pertumbuhan relatif lebih mudah dan lebih cepat. Seiring dengan itu, telah
terjadi perubahan struktur pelaku ekonomi dari pertanian ke agrobisnis, yang
diharapkan akan dapat memacu dan meningkatan produktivitas usaha dan permodalan
koperasi. Kondisi ini diharapkan akan memacu peluang bagi usaha koperasi dan
usaha kecil menengah terutama di bidang agrobisnis, agroindustri, kerajinan
industri, dan industri-industri lainnya sebagai pelaku sub kontraktor yang kuat
dan efisien bagi usaha besar.
Di
bidang permodalan, pengembangan potensi masih terbuka luas, untuk menjadikan
LKM sebagai kekuatan pembiayaan bagi usaha mikro. Selain telah disalurkannya
skema kredit dan Pemerintah, juga tersedia plafon kredit yang besar di lembaga
keuangan bank dan non bank.
Berlakunya
globalisasi ekonomi, serta makin pesatnya kerjasama ekonomi antar negara
terutama dalam konteks ASEAN dan APEC, akan menciptakan peluang baru bagi
koperasi dan usaha kecil menengah, sehingga dapat meningkatkan peranannya
sebagai penggerak utama pertumbuhan industri manufaktur dan kerajinan,
agroindustri, ekspor non migas, dan penciptaan lapangan kerja baru.
Sebetulnya koperasi siap atau tidak
siap harus siap dalam menghadapi era globalisasi. Karena tidak dapat dipungkiri
semakin berkembangnya zaman, negara pun harus ikut berkembang. Jika negara
berkembang maka sektor ekonomi akan lebih berkembang. Kesiapan koperasi
sebetulnya sudah terlihat dari dukungan pemerintah yang memberdayakan UKM,
serta koperasi pun mulai membenahi kekurangan yang menghambat berkambangnya
koperasi. Para pengurus koperasi seharusnya memiliki jiwa interpreneurship,
karena dengan begitu koperasi selalu berinovasi dan out of box tetapi tidak
meninggalkan konsep awal dari keutuhan koperasi.
Sumber
:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar