28 Des 2013

mohon ampunan padanya



Dunia fana, tidaklah abadi. Tetapi banyak manusia yang sibuk berlomba-lomba untuk mengurusi dunia. Mereka lupa bahwa ada dunia yang lebih abadi yaitu akhirat. Manusia diberikan kesempatan hidup oleh allah SWT di dunia dengan tujuan bertaqwa dan beribadah kepadanya sebagai bekal saat kita menghadapi hari dimana kita di minta pertanggung jawaban.

Manusia terlena dengan kehidupan dunia, sibuk memperkaya diri dan mengejar jabatan. harta dan jabatan tidak akan kita bawa ke akhirat. Bekal kita hanya amalan kita di dunia. Allah SWT mengatakan bahwa ibadah dan amalan yang kita kerjakan akan kembali lagi ke kita. Hidup dan mati kita ditentukan oleh allah SWT tetapi kenapa kita tidak takut dan tidak ragu-ragu untuk melanggar ketentuan allah SWT. 

Banyak contoh bangsa-bangsa dijaman nabi yang di azab allah karena terlalu takabur dan sombong. Kini, harusnya kita sadar bahwa sakit, kesulitan atau mungkin bencana adalah peringatan allah SWT untuk kita. Tidak takutkah jika suatu saat allah SWT akan benar-benar menurunkan azab yang manusia tidak akan bisa menahannya. Dalam al-Quran juga banyak surat-surat yang menyinggung tentang azab dan kehancuran yang sewaktu-waktu datang.

Allah SWT maha pengampun, marilah kita semua bangun dan sadar bahwa hidup dan mati bukan kita yang tentukan. Kita hanya sementara di dunia sebelum semuanya menjadi terlambat, segeralah meminta ampunan dan kembali kejalannya. Saat nafas kita sampai di tenggorokan ketika kita sakaratul maut. Maka saa itu, ampunan tidak akan di terima. Ampunan allah SWT maha luas, jika kita bersungguh-sungguh meminta ampun, bertobat dan kembali ke jalannya. Insya allah kita termasuk golongan yang dirahmati dan dimasukkan ke surga. Aamiin yaa rabbal’alamin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar