28 Des 2013

mari belajar sosiologi



Pengertian sosiologi
Nama aguste comte seorang filosofi dari perancis yang hidup pada tahun 1798-1857M. comte adalah orang yang pertama kali melahirkan nama sosiologi pada tahun 1842, dengan menerbitkan bukunya yang berjudul : “positive philosophy”. Ia memunculkan nama sosiologi, dengan menggabungkan dua kata yaitu “socius” yang artinya teman atau kawan yang diartikan sebagai masyarakat, sedangkan “logos” yang berarti ilmu. Jadi sosiologi dapat dipahami sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari hubungan antar teman atau antar anggota masyarakat.


Dalam artiluas sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara individu dengan individu, individu dengan masyarakat, dan masyarakat dengan masyarakat.
Sosiologi merupakan ilmu masyarakat atau ilmu kemasyarakatan yang mempelajari manusia sebagai anggota atau masyarakat (tidak sebagai individu yang terlepas dari golongan atau masyarakat), serta ikatan-ikatan adat, kebiasaan, kepercayaan atau agama, tingkah laku, dan kesenian atau kebudayaan masyarakat tersebut.

Sosiologi dapat dikatakan sebagai ilmu pengetahuan, yaitu :
a.  Sosiologi bersifat empiris, sosiologi lebih bersifat fakta dan tidak dapat disangkal karena berhubungan dengan pengamatan dan penalaran. Manusia mengamati segala sesuatu yang terjadi dengan panca indranya dan lalu mengolahnya dalam penalaran sehingga hasilnya bersifat fakta.
b.     Sosiologi bersifat teoritis, ilmu pengetahuan tersebut selalu berusaha untuk menyusun abstraksi dari hasil-hasil observasi.
c.     Sosiologi bersifat komulatif, sosiologi mengambil ilmu-ilmu yang sudah ada lalu memperbaiki dan memperluas sehingga teori tersebut menjadi sempurna.
d.  Sosiologi bersifat non-etis, sosiologi menjelaskan suatu fakta atau perilaku masyarakat secara analisis, bukan menyatakan masyarakat dari segi moral baik atau buruk.

Objek sosiologi
Masyarakat yang dilihat dari sudut hubungan antar manusia dan proses yang timbul dari hubungan manusia di dalam masyarakat merupakan objek sosiologi. Masyarakat mencakup beberapa unsur :
·         Masyarakat merupakan manusia yang hidup bersama
·         Bercampur untuk waktu yang cukup lama
·         Mereka sadar bahwa mereka merupakan satu kesatuan
·         Mereka merupakan suatu system bersama

Adapun objek sosiologi diantaranya:
a.    Objek material, adalah kehidupan social, gejala-gejala dan proses hubungan antara manusia yang mempengaruhi kesatuan manusia itu sendiri.
b.     Objek formal, objek formal sosiologi lebih ditekankan pada manusia sebagai makhluk social atau masyarakat. Dengan demikian objek formal sosiologi adalah hubungan manusia antar manusia serta proses yang timbul dari hubungan manusia di dalam masyarakat.
c.      Objek budaya, salah satu factor yang dapat mempengaruhi hubungan satu dengan yang lain.
d.  Objek agama, pengaruh dari objek agama ini dapat menjadi pemicu dalam hubungan social masyarakat, dan banyak juga hal-hal ataupun dampak yang mempengaruhi hubungan manusia.

Pembahasan
1.      Setidaknya ada 4 yang dilakukan oleh seorang sosiologi, sebutkan
Jawab :
Pertama, asumsi-asumsinya merujuk kepada konsep-konsep yang sifatnya makro dan menyangkut komponen-komponen psikologi dari kehidupan social.
Kedua, dalam skala luas, mengungkap masalah-masaalh yang menyangkut berbagai elemen sosiologis terkait dengan hubungan yang bersifat inter-personal.
Ketiga, adalah konsep-konsepnya mengenai berbagai struktur dan perubahan-perubahan yang terkait dan apa yang dinamakannya sebagai spirit (jiwa, ruh, substansi), yaitu suatu esensi dari konsep sosio-kultural
Keempat, yaitu penyatuan dari ketiga unsur di atas yang melibatkan prinsip-prinsip kehidupan metafisis individu maupun kelompok.

2.    Dasar-dasar perspektif sosiologi adalah interaksi social dan struktur social, jelaskan pengertian dari keduanya
Jawab:
Interaksi social merupakan hubungan-hubungan social yang menyangkut hubungan antar individu,individu (seseorang) dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok. Tanpa adanya interaksi social maka tidak akan mungkin ada kehidupan bersama.
Struktur social adalah cara bagaimana suatu masyarakat terorganisasi dalam hubungan-hubungan yang sudah diprediksikan melalui pola perilaku berulang antar individu dan antar kelompok dalam masyarakt tersebut.

3.      Apa yang disebut dengan proses social
Jawab:
Proses social adalah cara-cara berhubungan yang dilihat apabila orang-perorangan dan kelompok-kelompok social saling bertemu dan menentukan system serta bentuk-bentuk hubungan tersebut atau apa yang akan terjadi apabila ada perubahan-perubahan yang menyebabkan goyahnya pola-pola kehidupan yang telah ada.

4.      Perbedaan sosiologi dan antropologi
Jawab:
Sosiologi mempelajari masyarakat sebagai satu kesatuan. Baik itu system, interaksi, kekuasan, mata pencaharian, karakter kelompok, dan lain sebagainya. Sedangkan antropologi adalah sebuah ilmu yang mempelajari individu sebagai bagian masyarakat, bagaimana individu-individu tersebut memiliki peran dan berperan dalam masyarakat.

5.      Sebutkan min 3 kegunaan teori sosiologi
Jawab:
1.  Teori memberikan petunjuk-petunjuk terhadap kekurangan-kekurangan pada seseorang yang memperdalam pengetahuannya dibidang sosiologi
2.     Teori berguna untuk lebih mempertajam atau lebih mengkhususkan fakta yang dipelajari oleh sosiologi
3.  Suatu teori akan sangat berguna dalam mengembangkan system klasifikasi fakta, membina struktur konsep-konsep serta memperkembangkan definisi-definisi yang penting untuk penelitian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar