29 Des 2013

pempek palembang



Pempek, eemm.. pasti kita semua pernah menikmati makanan tersebut. Makanan khas Palembang yang bahan bakunya dari ikan dan sagu. Dalam penyajiannya, pempek selalu ditemani saus berwarna coklat kehitaman yang disebut cuka atau cuko (bahasa Palembang). Rasanya yang enak membuat semua orang menyukainya.

Menurut sejarahnya, pempek telah ada di Palembang sejak masuknya perantau Cina ke Palembang, yaitu di sekitar abad ke-16, saat Sultan Mahmud Badaruddin II berkuasa di kesultanan Palembang Darussalam. Nama empek-empek atau pempek diyakini berasal dari sebutan "apek", yaitu sebutan untuk lelaki tua keturunan Cina.

Budayawan Palembang, Yudhy Syarofie, mengatakan, antara tahun 1.400-1.500 an terjadi hubungan antara pedagang dari China dengan masyarakat Palembang. Bisa dikatakan mungkin pempek merupakan adaptasi dari makanan Cina seperti baso ikan, kekian ataupun ngohyang.

Pada masa itu, masyarakat Palembang sudah mengenal makanan berbahan baku sagu. Di suatu kawasan di Palembang, terdapat tanaman sagu sekaligus tempat pengolahannya menjadi tepung. Hingga kini, meskipun tanaman dan pengolahan sagu sudah tidak ada lagi, kawasan yang dimaksud masih dikenal sebagai Pesaguan.

Tanaman sagu dan aktivitas pengolahannya terhenti sektar tahun 1950-an. Sebagai akibatnya, masyarakat Palembang harus mendatangkan sagu dari daerah lain. Sebagai catatan, masyarakat Palembang tidak pernah menggunakan tepung tapioka (hasil olahan singkong) untuk bahan baku pempek.

Awalnya, pempek dibuat dari ikan Belida (Notopterus chitala). Kemudian, digunakan pula ikan Putak (Notopterus notopterus). Namun kemudian, kedua jenis ikan yang masih dalam satu famili ini semakin langka di Palembang. Karenanya, masyarakat pun menggunakan ikan lain yang memiliki serat dan tekstur daging hampir serupa dengan ikan Belida dan Putak. Dipakailah kemudian ikan Gabus (Channa striata dan ikan Bujuk (Channa lucius). Di samping itu, digunakan juga jenis ikan laut seperti Bilis (Chela oxygastroides), Tenggiri (Cybium commersoni) dan Parangparang (Chirocentrus dorab). 

Semakin langka dan mahalnya ikan-ikan ini, membuat masyarakat berinovasi. Sejak pertengahan dekade 2000, mulai dipakai pula Kakap Merah (Lutjanus argentimaculatus). Tentu saja, Kakap Merah yang digunakan tidak masuk dalam kualifikasi ekspor. Karena kreasi yang baik dan kemampuan berinovasi, masyarakat pembuat pempek akhirnya menemukan komposisi yang baik dalam pembuatan pempek.

kreasi makanan dari adonan pempek
Dari satu adonan pempek, ada banyak makanan yang bisa dihasilkan, bergantung baik pada komposisi maupun proses pengolahan akhir dan pola penyajian. Di antaranya adalah Laksan, Tekwan, Model, dan Celimpungan. Laksan dan celimpungan disajikan dalam kuah yang mengandung santan; sedangkan model dan tekwan disajikan dalam kuah yang mengandung kuping gajah, kepala udang, dan bumbu lainnya. Varian baru juga sudah mulai dibuat orang. Misalnya saja kreasi yang membuat pempek keju,pempek baso sapi, pempek sosis serta pempek lenggang keju yang dipanggang di wajan anti lengket (teplon).


Cara Membuat Pempek Kapal Selam
Bahan-bahan :
o   500 gram ikan belida atau tenggiri
o   500 gram tepung sagu
o   2 buah telur ayam
o   1½ sendok teh garam
o   250 cc air matang
o   1 sendok teh penyedap rasa atau vetsin
o   Telur untuk isi secukupnya 

Cara membuatnya :
o   Bersihkan sisik dan isi perut ikan kemudian ikan dibelah memanjang menjadi 2 bagian sama besar. Setelah terbelah hilangkan tulang di pertu ikan. 
o   Ikan dihaluskan
o   Daging ikan tenggiri yang sudah dihaluskan dicampur dengan garam, penyedap rasa dan telur kemudian tuangi dengan air secara bertahap sambil mengaduk adonan sampai merata.
o   Tepung sagu dicampurkan ke dalam adonan secara bertahap dikit-dikit, aduk-aduk hingga merata. Adonan yang baik adalah mudah dibentuk.
o   Ambil sebagian adonan dengan ukuran sesuai selera anda, buatlah adonan berbentuk seperti mangkok kemudian di dalamnya diisi telur lalu rekatkan agar tertutup. Ulangi terus sampai adonan habis dan terbentuk semua.
o   Rebus adonan dalam air mendidih, lebih baik jika air ada campuran minyak sayur. Kalau sudah matang dan mengapung kemudian angkat dan tiriskanlah adonan.
o   Adonan yang sudah direbus dan ditiriskan siap untuk digoreng sampai matang.
o   Angkat dan tiriskan kemudian sajikan dengan kuah cuka

Cara membuat cuko pempek
Bahan-bahan :
·         500 gr gula aren
·         10 siung bawang putih
·          500 ml air
·         250 gr cabai rawit atau cabai merah, haluskan
·          50 gr ebi
·          5 sendok teh cuka putih
·         Garam, secukupnya

Cara membuatnya :
·         Campurkan gula aren bersama air, kemudian diamkan selama 3 jam sampai meleleh dengan sendirinya.
·         Kemudian masak dengan api kecil hingga mendidih
·         Setelah mendidih masukkan bawang putih dan cabai rawit halus
·         Masukkan ebi, garam dan cuka putih
·         Masak kembali dengan api yang tetap kecil agar tidak gosong.
·         Setelah 5 menit mendidih, angkat dan dinginkan.
·          Saring sebelum disajikan.
~Selamat mencoba~
Reff :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar