15 Nov 2013

olahraga dan beladiri ju-jitsu



Hakikat beladiri
Beladiri sebagai olahraga yang dipertandingkan berbeda dengan beladiri untuk mempertahankan diri ketika seseorang menghadapi serangan atau perkelahian di jalan raya, di lapangan terbuka, atau dimana saja sekalipun kedua beladiri itu memiliki teknik yang sama. Beladiri sebagai olahraga yang dipertandingkan terdapat aturan permainan, dan disediakan hakim, juri, untuk mengawasi dan menilai jalannya pertandingan itu, sehingga luka-luka, cidera, atau akibat fatal lainnya dalam suatu pertandingan olahraga beladiri dapat dihindari dan diperkecil.

Akan tetapi, beladiri untuk suatu perkelahian atau untuk mempertahankan diri terhadap serangan lawan tidak memiliki aturan-aturan. Setiap orang yang terlibat dalam perkelahian akan berusaha melukai, menyakiti, melumpuhkan dan bahkan membunuh lawannya secepat mungkin dengan segala macam cara. Dalam keadaan seperti itu factor stamina, factor pengalaman, factor keberanian, dan teknik beladiri seseorang dalam berbagai segi sangat menentukan menjadi pemenang dalam perkelahian itu.

Ju-jitsu sebagai olahraga beladiri yang dipertandingkan
Ju-jitsu atau ju-jutsu atau yuyutsu sudah berkembang dalam masyarakat Indonesia sekitar hampir 20 tahunan, namun sepanjang kehadirannya tersebut masih banyak masyarakat yang belum mengetahui sehingga sering dipertanyakan “apa sih ju-jitsu itu ?”

Ju-jitsu adalah sejenis olahraga beladiri tangan kosong asal jepang yang telah berkembang selama 13 abad. ju-jitsu dapat diartikan menurut dua suku kata yakni ju berarti gentle atau lemah lembut dan jitsu bararti art atau seni, sehingga dapat dikatakan bahwa ju-jitsu merupakan suatu seni beladiri yang penuh dengan kelemah lembutan.

Institut ju-jitsu Indonesia pada bulan oktober 1998 telah resmi menjadi anggota organisasi ju-jitsu dunia atau “world council of ju-jitsu organisation” (WCJJO) mewakili Indonesia bersama beberapa Negara  antar lain : inggris, kanada, USA, argentina, Australia, Israel, selandia baru, channel island, wales, irlandia, skotlandia, india, german, belanda dan moritius. WCJJO bermarkas di London inggris, dengan seorang presidennya bernama prof. colin withaker berkebangsaan inggris dan wakilnya prof. steve hermania berkebangsaan selandia baru.

Olahraga beladiri ju-jitsu muncul untuk pertama kali pada awal 60-an dan menjadi cikal bakal atau embrio dimulainya penyelenggaraan kejuaraan ju-jitsu internasional pada pertengahan tahun 1970 untuk pertama kali di hawai, amerika serikat. Dari sana kemudian diselenggarakan berturut-turut di London (1986), Brisbane, Australia (1988), Winston salem, carolina utara, USA (1990), mar del plate, argentina (1992), dan Auckland selandia baru (1995) reno Nevada AS (1998), jersey, channel island (2000), Toronto, kanada (2003).

Olahraga beladiri satu ini mengajarkan berbagai kebaikan seperti kedisiplinan, tradisi, kehormatan, rendah hati, dan saling menghormati sesuai dengan kode etik seorang ksatria ju-jitsu (bushido). Olahraga seladiri ju-jitsu modern lebih praktis ditafsirkan sebagai suatu reaksi aktif dalam membela diri oleh seseorang terhadap berbagai serangan lawan dan semaksimal mungkin digunakan olahraga rekreasi bagi kebanyakan orang. Jenis pertandingan olahraga beladiri ju-jitsu ini terdiri atas tiga jenis pertandingan, yaitu pertandngan komite, ko-budo (suatu pertandingan dengan gerakan teknik yang diatur sedemikian rupa tanpa melakukan serangan balasan), dan pertarungan diatas matras (randori lantai).

Pertandingan komite bebas (khusus untuk tingkatan ju-jitsu sabuk hitam) dikategorikan sebagai pertandingan professional yaitu jenis pertandingan antarmaster (sabuk hitam). Pertandingannya sendiri lebih mengandalkan fisik, mental, dan kemampuan teknik yang baik. Selanjutnya jenis pertandingan ju-jitsu untuk sabuk berwarna yang dikategorikan untuk kejuaraan ju-jitsu amatir. Dan sesuai sebutannya, pada pertandingan ini pemain lebih mengutamakan membela diri dari suatu serangan lawan yang diatur tanpa melalui serangan balasan (ko-budo).

Jenis pertarungan diatas matras ini hampir mirip dengan pertarungan gulat dengan satu atau dua lutut menyentuh matras, namun yang mampu bertahan sampai waktu pertandingan selesai, dinyatakan sebagai pemenang.

beladiri ju-jitsu bukan hanya beladiri semata tapi ju-jitsu mengajarkan kebaikan kepada semua siswa dan siswi ju-jitsu supaya disiplin, santun, saling menghormati, saling menghargai, saling menyayangi, dan saling membantu untuk kebajikan. Beriman kepada tuhan YME dan mempelajari ilmu ju-jitsu demi kemanusiaan, sehingga tidak ada sedikitpun terlintas untuk membusungkan dada sebagai tanda kesombongan atas yang lainnya, selalu membela yang lemah dan berdiri dipihak yang benar, selain itu ju-jitsu digunakan hanya dalam keadaan terpaksa.



Reff : buku inti dasar gerakan ju-jitsu (heru nurcahyo & ali akbar hehaitu)

INTI DASAR GERAKAN JUJITSU

Tidak ada komentar:

Posting Komentar