2 Des 2012

tantangan dalam berbisnis


Memulai bisnis bukanlah lelucon, bukan sekedar nyambi.  Karena bisnis bukanlah bakat, bisnis itu tekun dan setia. Ada banyak tantangan yang mungkin dihadapi ketika mendirikan usaha, dan untuk waktu yang lama setelah itu, sampai akhirnya mencapai titik ketika Anda dapat memperoleh beberapa keuntungan.

1. Pengalaman dan Keterampilan
Banyak orang yang masuk ke dunia bisnis melakukannya tanpa memiliki pengalaman atau keterampilan untuk memulai usaha, apalagi mereka yang akarnya dari franchise. Mereka juga tidak meneliti bisnis atau pasar, dengan efektif. Menjalankan bisnis mengharuskan Anda untuk memiliki keterampilan di semua bidang yang penting untuk beroperasi dengan sukses. Ini termasuk akuntansi, pemasaran, dll.

2. Modal
Ini adalah salah satu aspek yang paling menantang mendirikan usaha kecil. Sebuah bisnis apa yang tampak ini biasanya berjalan ke saluran dengan banyak kesulitan ketika mendapatkan pinjaman dari sumber eksternal, dan itulah sebabnya pengusaha selalu dan biasanya bergantung pada tabungan mereka sendiri atau dengan uang pinjaman dari teman. Dana yang terbatas memiliki efek langsung pada pertumbuhan bisnis karena tidak ada cukup dana untuk memperluas bisnis dengan segera akan mendapatkan tekanan untuk melunasi utang yang tinggi.

3. Mempekerjakan Staf
A.      Mengatur tenaga kerja yang beraneka ragam
Keanekaragaman dilingkungan kerja ditunjukkan dengan adanya perbedaan baik suku, bangsa, etnis, dan jenis kelamin antar karyawan yang ada dilingkungan kerja yang sama. keanekaragaman ini menyebabkan manajer harus lebih banyak belajar mengenai cara yang sesuai untuk  memotivasi, mengomunikasikan sesuatu, atau melakukan pengawasan terhadap karyawan. Meskipun keanekaragaman ini merupakan tantangan yang cukup besar bagi manajer, manajer tidak boleh memandang sebagai suatu hambatan. jika keanekaragaman ini diatur dengan baik, keanekaragaman ini dapat menjadisebuah keuntungan kompetitif bagi perusahaan.

B.      Mengatur karyawan yang pandai
Karyawan yang memberikan value kepada perusahaan melalui pengetahuan dan pengalaman yang dimilikinya disebut knowledge workers. Pakar computer, sarjana teknik, dan ilmuan merupakan contoh knowledge workers. Mereka cenderung membutuhkan pelatihan-pelatihan khusus untuk mengembangkan ilmu mereka. Perusahaan yang tidak dapat memahami kebutuhan mereka ini, tidak hanya akan kehilangan keunggulan kompetitif perusahaannya, tetapi juga meningkatkan kemungkinan para karyawan berbakat tersebut pindah keperusahaan yang lebih memahami kebutuhan mereka.

4. Belajar Manajemen
Masalah datang bertubi tubi, terkadang berbentuk kecelakaan, terkadang berbentuk keterlambatan, dan sering sekali human error.  Bagaimana Anda menangani nya?
Solusi: Ada dua hal yang dapat Anda lakukan. Menjaga seseorang dalam tugas berat bertanggung jawab dan delegasi yang tepat kepadanya sehingga beberapa masalah akan ditangani khusus dan spesial, atau tangani sendiri. Untung tak dapat diraih malang tidak dapat di cegah. Dari kredo itu utamakan, yang untung tidak dapat diraih, dalam arti jangan sampai medapatkan masalah yang tidak bisa di cegah sebelum masalah itu datang. Anda belajar dari kegagalan, di mana tipe kegagalan itu beda beda dalam mengarungi usaha kecil menengah.  Daripada dapat untung, dalam semangat krisis, lebih baik menghindari kemalangan.

Sumber :
buku : bisnis pengantar  (Drs. Sunardi, M.Si., Akt. Dan Anita primastiwi, SE., M.Sc. )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar