Memulai
bisnis bukanlah lelucon, bukan sekedar nyambi. Karena bisnis bukanlah
bakat, bisnis itu tekun dan setia. Ada banyak tantangan yang mungkin dihadapi
ketika mendirikan usaha, dan untuk waktu yang lama setelah itu, sampai akhirnya
mencapai titik ketika Anda dapat memperoleh beberapa keuntungan.
1. Pengalaman
dan Keterampilan
Banyak
orang yang masuk ke dunia bisnis melakukannya tanpa memiliki pengalaman atau
keterampilan untuk memulai usaha, apalagi mereka yang akarnya dari franchise.
Mereka juga tidak meneliti bisnis atau pasar, dengan efektif. Menjalankan
bisnis mengharuskan Anda untuk memiliki keterampilan di semua bidang yang
penting untuk beroperasi dengan sukses. Ini termasuk akuntansi, pemasaran, dll.
2. Modal
Ini adalah
salah satu aspek yang paling menantang mendirikan usaha kecil. Sebuah bisnis
apa yang tampak ini biasanya berjalan ke saluran dengan banyak kesulitan ketika
mendapatkan pinjaman dari sumber eksternal, dan itulah sebabnya pengusaha
selalu dan biasanya bergantung pada tabungan mereka sendiri atau dengan uang
pinjaman dari teman. Dana yang terbatas memiliki efek langsung pada pertumbuhan
bisnis karena tidak ada cukup dana untuk memperluas bisnis dengan segera akan
mendapatkan tekanan untuk melunasi utang yang tinggi.
3. Mempekerjakan
Staf
A. Mengatur tenaga kerja yang beraneka ragam
Keanekaragaman
dilingkungan kerja ditunjukkan dengan adanya perbedaan baik suku, bangsa,
etnis, dan jenis kelamin antar karyawan yang ada dilingkungan kerja yang sama. keanekaragaman
ini menyebabkan manajer harus lebih banyak belajar mengenai cara yang sesuai
untuk memotivasi, mengomunikasikan
sesuatu, atau melakukan pengawasan terhadap karyawan. Meskipun keanekaragaman
ini merupakan tantangan yang cukup besar bagi manajer, manajer tidak boleh
memandang sebagai suatu hambatan. jika keanekaragaman ini diatur dengan baik,
keanekaragaman ini dapat menjadisebuah keuntungan kompetitif bagi perusahaan.
B. Mengatur karyawan yang pandai
Karyawan
yang memberikan value kepada perusahaan melalui pengetahuan dan pengalaman yang
dimilikinya disebut knowledge workers. Pakar computer, sarjana teknik, dan
ilmuan merupakan contoh knowledge workers. Mereka cenderung membutuhkan
pelatihan-pelatihan khusus untuk mengembangkan ilmu mereka. Perusahaan yang
tidak dapat memahami kebutuhan mereka ini, tidak hanya akan kehilangan
keunggulan kompetitif perusahaannya, tetapi juga meningkatkan kemungkinan para
karyawan berbakat tersebut pindah keperusahaan yang lebih memahami kebutuhan
mereka.
4. Belajar
Manajemen
Masalah
datang bertubi tubi, terkadang berbentuk kecelakaan, terkadang berbentuk
keterlambatan, dan sering sekali human error. Bagaimana Anda menangani
nya?
Solusi: Ada dua hal
yang dapat Anda lakukan. Menjaga seseorang dalam tugas berat bertanggung jawab
dan delegasi yang tepat kepadanya sehingga beberapa masalah akan ditangani
khusus dan spesial, atau tangani sendiri. Untung tak dapat diraih malang tidak
dapat di cegah. Dari kredo itu utamakan, yang untung tidak dapat diraih, dalam
arti jangan sampai medapatkan masalah yang tidak bisa di cegah sebelum masalah
itu datang. Anda belajar dari kegagalan, di mana tipe kegagalan itu beda beda
dalam mengarungi usaha kecil menengah. Daripada dapat untung, dalam
semangat krisis, lebih baik menghindari kemalangan.
Sumber :
buku : bisnis pengantar (Drs. Sunardi, M.Si., Akt. Dan Anita
primastiwi, SE., M.Sc. )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar