17 Jan 2014

Nyaaammm ice cream



Es krim... mendengar kata ini saya jadi ingin langsung membelinya hehe, siapa tak menyukai makanan dingin yang satu ini? Yap, es krim  memang menjadi favorit semua orang. Apalagi di cuaca panas dan mood sedang buruk. Es krim bisa menjadi pilihan yang tepat untuk suasana tadi. Tapi pernahkah berfikir bagaimana dan siapa yang pertama kali membuatnya?

Sejarah es krim
Banyak cerita mengenai awal mula terciptanya es krim. Beberapa orang menyebutkan  Marco Polo yang berkebangsaan Italia, membawa es krim dalam perjalanannya dari  negara timur. Cerita lainnya berasal seorang Perancis bernama Chaterine de Medici memperkenalkan eskrim saat dirinya menikah dengan King Henry II sebagai salah satu makanan buatannya.

Faktanya, es krim telah ada di Roma sejak sekitar 58-64 sebelum masehi. Eskrim yang pertama kali dimakan bentuknya sama dengan es krim stik saat ini. Raja Solomon, menikmati  es stik pada masa panen. Kaisar Alexander dari Yinani menikmati es dengan rasa madu atau wine. Bahkan di Roma pada tahun 54 hingga 68 sebelum masehi terdapat rumah es yang terletak di dekat gunung.

Pada abad ke 17 es krim dijadikan sebagai makanan penutup. Pada masa ini mulai dikenal es krim scoop atau sorbetto. Seorang berkebangsaan Spanyol bernama Antonio Latini adalah orang pertama yang menuliskan resep pembuatan es krim ini. Bahan dasar dari es krim ini adalah susu yang ditambahkan dengan gula. Di zaman yang sama gelato mulai terkenal di Italia. Il Procope adalah nama cafe yang menyediakan gelato pertama kalinya.

Lalu, es krim dengan berbagai rasa mulai munculdi perancis. Awalnya bernama fromage, dan disajikan sebagai dessert. Nicolas Audiger menuliskan resep fromage dengan berbagai rasa buah. Fromage sangat popular di abad ke 18.

Berikut ini beberapa es krim dari berbagai belahan dunia yang populer dan memiliki rasa yang enak :
1.      Es Krim Dondurma ( Turki )
Es krim, hidangan penutup yang menyegarkan ini memang merupakan makanan favorit hampir semua orang. Beberapa negara memiliki es krim dengan cirri khas yang berbeda. Salah satunya es krim khas Turki, yang disebut Dondurma. Es Krim Dondurma memiliki keunikan pada tekstur dan cara penyajiannya. Untuk menarik perhatian pembeli, penjual Es Krim Dondurma biasanya menarik-narik es krim tersebut sehingga tampak terlihat seperti‘melar’.Penjual Dondurma biasanya melakukan atraksi permainan yang unik.

Es krim disendoki pada sebuah cone dengan menggunakan sendok bergagang panjang, setelah es krim berada di tangan pembeli, dan pembeli hendak menjilatnya, penjual Dondurma “merampas” es krim dari tangan pembeli dengan menggunakan sendok bergagang panjang itu beberapa kali. Tektur es krim Dondurma ini lembut dan kenyal. Dondurma terbuat dari Sahlab yang terbuat dari tepung umbi anggrek liar yang dicampur dengan susu dan damar wangi.

Es krim khas Turki ini dikenal dengan kalorinya yang rendah dan kaya dengan nutrisi. Dondurma tidak meninggalkan rasa haus dan tidak mudah mencair seperti es krim pada umunya. Dondurma memiliki rasa hazelnut atau almond, kacang pistachio, coklat, dan strawberry. Adapun dilengkapi dengan taburan kacang-kacangan diatasnya.

2.      Es Krim Gelato dan Sorbet ( Italia)
Sama seperti ice cream pada umumnya, Es krim asal Italia ini bernama Gelato juga dibuat dengan bahan krim, susu, gula, juga perasa tambahan dan telur. Gelato berkadar lemak lebih rendah dari es krim sekitar 5%-7% sedangkan es krim 10% lebih. Karena didinginkan lebih lama dari es krim maka butiran esnya lebih halus dan kandungan udaranya lebih kecil sehingga terasa lebih halus di lidah.

Italia memang terkenal dengan Es krimnya. Selain Gelato ada juga Es Krim Sorbet.Berbeda dengan ice cream dan gelato, shorbet tidak menggunakan susu dan juga telur sama sekali. Rasanya lebih segar dan enak, dibuat dari jus buah segar ataupun air dengan tambahan perasa dan juga sirup. Ada juga yang menambahkan alkohol di dalamnya, yang berfungsi untuk membuat teksturnya lebih lembut. Karena tak mengandung krim dan susu, sorbet banyak dipilih oleh mereka yang berdiet.

3.      Es krim kulfi (india)
Es krim ini berasal dari India dan sangat populer di Pakistan, Bangladesh, Myanmar, dan Timur Tengah. Kulfi mempunyai bentuk dan rasa hampir sama dengan es krim tapi teksturnya jauh lebih kental dan lembut creamy. Kulfi juga dibentuk seperti es loli dengan tambahan rempah, kacang-kacangan dan buah segar.

4.      Es Puter / Es Krim Asli ( Indonesia )
Es puter adalah es krim asli Indonesia yang sekilas tak berbeda dengan es krim biasa. Namun, setelah dicicipi, es puter memiliki rasa gurih khas karena berbahan santan, bukan susu. Pemanisnya bisa berupa gula pasir maupun gula merah.

Karakteristik Indonesia semakin terlihat dari ragam rasa es puter. Jika umumnya es krim memiliki rasa vanila, stroberi, dan cokelat, es puter umumnya tersedia dalam varian kacang hijau, nangka, durian, kopyor, alpukat, tapai ketan hijau, dan ketan hitam.

Asal nama es puter belum diketahui. Mungkin karena dalam pembuatannya es krim ini ditaruh dalam tabung. Kelilingnya diberi bongkahan es batu dan ditaburi garam kasar lalu diputar-putar di dalam tabung kayu. Bisa juga karena si penjual menjajakan es krim berkeliling, baik dengan sepeda maupun gerobak. Biasanya si pedagang membunyikan semacam gong kecil saat berjualan. Makanya, es puter juga disebut es dung-dung atau es tong-tong.Es puter klasik biasanya diletakkan di tengah setangkup roti tawar, sehingga esnya yang meleleh terserap ke roti.

Selain itu bisa juga disajikan dalam cone atau mangkuk plastik.
Bahan-bahan pembuat es puter terdiri dari santan, gula, tepung maizena, sedikit garam, dan bahan perasa (misalnya pandan, nangka, kacang hijau, dll). Santan, gula, dan garam dimasak hingga mendidih, lalu dituangi larutan maizena. Setelah diaduk, bahan perasa ditambahkan dan dimasak lagi hingga mendidih. Adonan lalu dibiarkan hingga dingin.Adonan es krim bisa diproses dengan tiga cara.

Cara pertama menggunakan mesin es puter. Adonan dimasukkan di tabung kecil, lalu tabung tersebut dimasukkan lagi ke tabung besar. Di antara kedua tabung diletakkan es batu dan garam. Kemudian, tabung kecil ditutup dan diputar perlahan. Adonan diaduk-aduk setiap 10-15 menit. Cara lain adalah dengan membekukan adonan di freezer. Setelah beku, adonan es krim dikeluarkan, dikocok dengan mikser atau dikeruk dengan sendok, lalu dibekukan lagi. Lakukan sebanyak 3-4 kali hingga es krim lembut. Lebih praktis lagi jika menggunakan ice cream maker.

Sumber : Lifestyle.pelitaonline.com/news
http://www.dreamersradio.com/article/20735/inilah-sejarah-es-krim-dari-masa-ke-masa
http://food.detik.com/

1 komentar: