27 Des 2013

waspada dan cermat berinvestasi



Secara kodrati manusia sering kali tidak pernah merasa puas dengan keadaan finansialnya. Hal tersebut bisa dikarenakan 2 sebab, pertama, karena tuntutan hidupnya maka seseorang berusaha meningkatkan keadaan finansialnya. Sedangkan sebab yang kedua, adalah demi mencapai impian-impiannya yang belum terwujud. Untuk itu maka seseorang mungkin memutuskan untuk bekerja kepada perorangan atau badan usaha untuk mendapatkan gaji atau penghasilan, atau pilihan lainnya. Bila seseorang tersebut mempunyai uang sebagai modal, maka dia akan berwirausaha atau mungkin juga menginvestasikan uangnya, dalam arti dia hanya menanamkan uang (dana yang dimiliki dan membiarkan orang lain yang mengerjakannya, sedangkan dia sendiri hanya tinggal menunggu hasilnya). Pilihan yang terakhir ini yang banyak membuat orang tergiur.

Berinvestasi bukanlah hal yang tabu untuk dikerjakan. Investasi memiliki arti, yaitu upaya untuk membuat uang yang dimiliki saat ini menjadi lebih banyak jumlahnya dikemudian hari. Ada banyak jenis investasi dan sebelum memutuskan untuk berinvestasi kepada salah satu bidang, kita harus mempelajari terlebih dahulu peluang keberhasilan maupun resiko kegagalan yang kita hadapi. 

Akhir-akhir ini banyak tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan yang berlipat ganda dalam jangka waktu singkat. Biasanya, keinginan untuk cepat kaya dengan cara instan membuat banyak orang terkelabuhi untuk mengikuti investasi jenis ini. Padahal dalam kehidupan ini istilahnya “tidak ada makan siang gratis”, artinya apabila ingin hidup enak, berinvestasi dengan keuntungan yang besar ya harus kerja keras. 

Besar kecilnya keuntungan yang kita peroleh dari investasi kita, tergantung bagaimana kita mengelolanya dengan benar dan tepat. Sebagai investor kita harus benar-benar menyadari bahwa semakin besar peluang laba yang dapat kita peroleh, itu berati juga kita harus siap menghadapi resiko kegagalan yang besar juga.

Berikut ini beberapa contoh investasi yang sedang marak berkembang saat ini, dan hal-hal yang harus dipertimbangkan :

Waralaba
Jika ingin membeli sebuah waralaba untuk tujuan investasi, belilah perusahaan yang sudah dikenal baik di masyarakat, memiliki system yang sudah berjalan, usaha unik dan produknya yang tahan lama.

MLM (multi level marketing)
Pastikan bahwa perusahaaan yang menyelenggarakan system MLM tersebut sudah mempunyai izin dari kementerian perindustrian dan perdagangan (perindag), ada produk yang diberikan sebagai kompensasi dari dana yang sudah kita keluarkan, dan harga produk tersebut seimbang dengan dana yang harus kita bayar.

Saham
Saham adalah bentuk penyertaan modal dalam sebuah perusahaan. Perusahaan yang bagus adalah perusahaan yang jumlah assetnya lebih besar dari jumlah utang dan mengalami keuntungan  terus menerus. Untuk itu, pastikan bahwa kita selalu memperhatikan dan mengikuti secara terus menerus laporan keuangan perusahaan tersebut.

Property
Hingga saat ini, property masih dianggap sebagai sarana investasi yang paling menjanjikan, karena harganya yang cenderung terus naik. Akan tetapi perlu dipertimbangkan bahwa property merupakan investasi yang tidak likuid, artinya jika sewaktu-waktu kita membutuhkan dana segar, hal tersebut sulit terpenuhi Karena proses jual belinya perlu waktu dan apabila kita menjualnya terburu-buru, bisa-bisa kita tidak mendapatkan harga yang layak.

Dari sedikit uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa kita perlu hati-hati dan mempertimbangkan secara cermat sebelum memutuskan salah satu jenis investasi. Sekali lagi, jangan mudah tergiur oleh iming-iming keuntungan yang fantastis. Selamat berinvestasi dan semoga sukses ;)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar