Apa
sih atlet itu?
Atlet
adalah orang yang ikut serta dalam suatu kompetisi olahraga kompetitif.
Bagaimana atlet-atlet dinegara kita? ya,
berbagai prestasi pun telah mereka tunjukkan. “Sebagai anak muda Indonesia ,
kita harus mampu meraih juara”. Begitulah tutur dari seorang atlet angkat besi,
eko yuli. Ia telah mempersembahkan emas untuk Indonesia pada kejuaraan angkat
besi ISG (Islamic solidarity games) 2013 dipalembang,sumatera selatan. Emas
yang disumbangkan eko yuli irawan menambah perolehan medali Indonesia dicabang
angkat besi di kelas 62 kilogram.
Sama halnya dengan eko yuli, tim garuda
muda Indonesia u-19 pun tak mau kalah. Mereka mampu menunjukkan semangat merah
putih dengan memenangkan piala Piala AFF (Asosiasi Sepakbola Asia Tenggara) pada
tanggal 22 september 2013 lalu. sebenarnya
Indonesia tuh hebat dan mampu mengalahkan Negara lain. Namun mengapa
masih saja terpuruknya olahraga diindonesia dan kurangnya minat anak muda
diindonesia menjadi seorang atlet, bahkan dicabang olahraga tertentu masih kekurangan atlet.
Banyak
hal yang membuat olahraga diindonesia kurang berkembang. Minimnya prestasi
olahraga kita saat ini ternyata berbanding lurus dengan minimya rasa
nasionalisme bangsa Indonesia. Rasa kebangsaan masyarakat Indonesia dirasa
telah berkurang akibat pengaruh globalisasi. Arus informasi yang begitu luas
secara tidak langsung telah memengaruhi pola pikir masyarakat Indonesia untuk
materialisme. Beberapa kasus ditunjukkan oleh beberapa punggawa Tim Nasional
PSSI yang menolak masuk Pelatnas akibat bayaran yang tak sepadan. Kasus kecil
lain adalah tidak hafalnya beberapa punggawa Timnas akan 5 ayat dalam
Pancasila. Contoh lain adalah maraknya kasus kepindahan atlet ke provinsi lain
(saat PON 2008) demi mencari bayaran tinggi.
Selain
itu fasilitas olahraga kita juga masih kurang. Sepakbola misalnya, stadion
bertaraf internasional kita pun hanya bisa dihitung dengan jari. Bayangkan,
Indonesia adalah negara sepakbola, dan kita adalah negara yang besar. Jika
dibandingkan dengan jumlah stadion bertaraf internasional yang kita punya, ini
bener-bener tidak seimbang. Masa iya kalo ada event-event dikit-dikit harus di
Stadion Gelora Bung Karno, kasian juga kan penggemar sepakbola di belahan
Indonesia yang lain.
Di
dunia balap otomotif pun juga begitu kita cuma punya satu sirkuit bertaraf
internasional yang sudah mendapatkan lisensi dari FIA dan FIM, Sentul
International Circuit. Padahal antusiasme besar orang-orang Indonesia terhadap
balap otomotif namun mereka tak punya wadah untuk menyalurkannya sehingga
banyak anak muda yang mengadakan balapan liar.
Kemudian
berbagai alasanpun muncul mengapa mereka tak terlalu berminat menjadi seorang
atlet. Salah satunya dilihat dari kesejahteraan, tidak bisa dipungkiri kalau
kesejahteraan itu penting, ini bukan hanya untuk sebagai pemacu atlet itu
sendiri (biar lebih konsentrasi) tapi juga untuk menarik minat orang untuk
menjadi atlet (berhubungan dengan regenerasi) banyak kekhawatiran terhadap
kesejahteraan seorang atlet ini menyebabkan orang yang berbakat sekalipun
menjadi enggan untuk serius menjadi seorang atlet, atau bahkan ditentang oleh
keluarganya (karena khawatir terhadap masa depan) Sebagian besar atlet kita
berasal dari hobi, yang lalu digeluti secara serius (pada awalnya banyak yang
sekedar iseng-iseng) padahal sebenarnya banyak orang-orang yang lebih berbakat
tapi tidak terjaring atau tidak berminat menjadi seorang atlet.
Sangat
disayangkan jika hal tersebut diatas menjadi alasan untuk tidak berprestasi
mengharumkan nama Indonesia didunia olahraga. tetapi masih banyak pula atlet
yang senang menggeluti profesinya tersebut seperti idola saya Hayom Rumbaka. berbagai
prestasi pun telah ia torehkan diantaranya:
- Juara Banuinvest International Series Rumania
2009
- Juara 2 Vietnam Challenge 2009
- Juara Yonex Australian Open Grand Prix 2009
- Juara Indonesia International Challenge 2009
- Juara 2 India Open Grand Prix 2009
- Juara 2 Thomas Cup 2010 (bersama Tim
Indonesia)
- Juara 2 Indonesia Open Grand Prix Gold 2010
- Medali perunggu beregu putra Asian Games 2010
9bersama Tim Putra Indonesia)
- Juara India Open 2010
- Juara Indonesia Open Grand Prix Gold 2011
- Medali emas beregu putra SEA Games 2011
(bersama Tim Putra Indonesia)
- Juara 2 Indonesia Open Grand Prix Gold 2012
- Juara 2 beregu AXIATA Cup 2012 (bersama Tim
Indonesia)
hebatnya Hayom Rumbaka selain wajahnya
yang tampan hehe, prestasinya pun banyak. Olahragawan yang biasa dipanggil Hayom ini lahir di Kulon Progo (DI
Yogyakarta) tanggal 22 Oktober 1988. Lulus SMAN 1 Kudus (Jawa Tengah), Hayom
total menekuni bulutangkis meski sepakbola juga digemarinya. Namun, seperti
diakui Hayom sendiri, hidupnya hanya untuk bulutangkis. “Moment terbaik saya, saat saya
menang di setiap pertandingan, dukanya jauh dari keluarga, kalo liburan yang
lain pulang saya latihan, teman saya main bola saya latihan, kalau sukanya
banyak sekali yang saya dapatkan” cerita Hayom.
Sebenarnya
untuk menjadi seorang atlet itu tidaklah terlalu sulit, dengan adanya keinginan
yang kuat serta rasa nasionalisme tinggi terhadap tanah air dan berlatih keras
semua pasti akan terwujud. Dan diharapkan dukungan pemerintah dari berbagai
aspek, untuk menciptakan olahraga diindonesia bisa lebih maju dari sebelumnya.
Serta berikanlah hibauan untuk generasi muda saat ini agar lebih mencintai
olahraga dan mau mengembangakn potensi dirinya untuk menjadi atlet berbakat
kelak dan mengharumkan nama Indonesia.
reff
:
Koran
palapa pos edisi 152
Tidak ada komentar:
Posting Komentar