Konsep
pemasaran adalah sebuah filosofi bisnis yang meliputi seluruh organisai dalam
proses pemuasan kebutuhan konsumen guna mencapai tujuan perusahaan . untuk
mengimplemasika konsep ini, langkah awalnya, perusahaan harus mengumpulkan informasi
mengenai pangsa pasarnya. Informasi ini
tidak sekedar produk apa yang dibutuhkan oleh konsumen, tetapi juga seberapa
baik kebutuhan tersebut dapat dipenuhi oleh produk yang saat ini ada dipasaran.
Pengolahan informasi-informasi tersebut menjadi dasar produsen untuk menentukan
produk apa yang akan diproduksi dan bagaimana seharusnya produk tersebut
disajikan kepada para konsumennya. Selanjutnya perusahaan harus mengelola
sumber daya pemasarannya. Terakhir, perusahaan harus mengumpulkan lagi informasi
pemasarannya. Informasi ini terfokus pada keefektifan usaha perusahaan dalam
menciptakan produk baru tersebut. Perusahaan harus siap memodifikasi sebagian
atau seluruh aktivitas pemasarannya berdasarkan pada informasi tentang konsumen dan kompetitornya.
BEBERAPA STRATEGI PEMASARAN
1. Strategi Repositioning
memposisikan
kembali produk di benak konsumen.
2. Strategi Overlap Produk
strategi pemasaran yang menciptakan persaingan terhadap merek tertentu
milik perusahaan sendiri.
3. Strategi Lingkup Produk
Strategi ini berkaitan dengan perspektif terhadap bauran produk suatu
perusahaan. Strategi ini ditentukan dengan memperhitungkan misi keseluruhan
dari unit bisnis.
4. Strategi Desain Produk
Strategi ini berkaitan dengan tingkat standarisasi produk.
5. Strategi Eliminasi Produk
Pada hakikatnya produk yang tidak sukses atau tidak sesuai dengan
portofolio produk perusahaan perlu dihapuskan, karena bisa merugikan perusahaan
yang bersangkutan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
6. Strategi Produk Baru
Pengertian produk baru dapat meliputi produk orisinil, produk yang
disempurnakan, produk yang dimodifikasi, dan merek baru yang dikembangkan
melalui usaha riset dan pengembangan. Selain itu juga dapat didasarkan pada
pandangan konsumen mengenai produk tersebut.
7. Strategi Diversifikasi
Diversifikasi adalah upaya mencari dan mengembangkan produk atau pasar
yang baru, atau keduanya, dalam rangka mengejar pertumbuhan, peningkatan
penjualan, profitabilitas, dan fleksibilitas.
Ditafsirkan secara
harfiah, konsep pemasaran hanya pendukung konsumen menemukan keinginan dan
kebutuhan dan memuaskan mereka. Kritik menyatakan bahwa konsumen mungkin
tidak menyadari semua keinginan dan kebutuhan. Pada tahun 1950, adalah
konsumen menyadari kebutuhan untuk memasak makanan mereka dengan mengirimkan
gelombang mikro melalui makanan mereka? Pada tahun 1960, adalah konsumen
menyadari kebutuhan untuk memiliki komputer pribadi di rumah mereka? Para
kritikus berpendapat bahwa konsep pemasaran yang konsentrasi pada konsumen
menahan keinginan dan kebutuhan inovasi. Organisasi akan tidak lagi
berkonsentrasi pada penelitian dan pengembangan dengan harapan bahwa satu
produk dalam sepuluh mungkin bertemu dengan penerimaan konsumen, dan akan cenderung
datang dengan produk-produk inovatif seperti microwave dan komputer pribadi.
Para pendukung
konsep pemasaran telah berpendapat bahwa hal itu tidak menahan inovasi dan ia
mengakui bahwa konsumen tidak dapat memahami setiap produk yang mereka inginkan
atau butuhkan. Namun, perlu didefinisikan dalam arti yang sangat luas.
Dalam microwave dan contoh-contoh komputer pribadi, kebutuhan itu bukan untuk
produk tertentu, tetapi ada kebutuhan untuk memasak makanan lebih cepat dan
kebutuhan untuk menulis dan menghitung. Microwave dan komputer pribadi puas
kebutuhan tersebut meskipun konsumen tidak pernah membayangkan produk ini.
Konsep pemasaran tidak melumpuhkan kreativitas dan inovasi. Ini berusaha untuk
mendorong kreativitas untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
Sumber :
http://ekonomi.kompasiana.com/marketing/2012/02/26/marketing-mix-bag4-442191.html
buku ( Drs. Sunardi, M.Si., Akt. dan Anita Primastiwi,
SE., M.Sc. )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar